Sunday, December 12, 2010

Kematian pasti datang....

Pada tanggal 1 Disember 2010 (24 Zulhijjah 1431 H) saya dikejutkan dengan berita kematian ayah mertua..semasa sedang menjalani Kursus Perancangan Taktikal di sekolah..

Suami pula kebetulan baru sejam bertolak untuk ke mesyuarat di Ipoh selama 4 hari (berada di Bukit Merah) mendapat berita sedih tersebut. Sememang dijanjikan Allah, disebabkan itulah suami sempat menguruskan jenazah ayahnya..memandikan dll sedangkan saya dan anak-anak yang menaiki kereta berasingan (Alhamdulillah kereta ada 2 dan mampu drive jarak jauh)..masih dalam perjalanan dari Sungai Petani dan hanya sempat sampai pada pukul 6.50 ptg dan jenazah sedang menunggu  masa untuk dikebumikan..


Sememangnya perjalanan terasa sangat jauh dan tak sampai-sampai walaupun di lebuhraya saya melihat meter kereta 120 km/j pada kebanyakan waktu..Jenazah abah cepat diuruskan kerana beliau telah berwasiat supaya menyegerakan pengkebumiannya..apatah lagi dengan keadaannya yang merupakan pesakit kencing manis..tak elok dibiarkan lama jenazahnya.Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas rohnya..

Ajal maut semuanya di tangan Allah yang telah ditetapkan waktunya tidak terlewat atau tercepat walau sesaat...hanya manusia sahaja yang menyebutkan kematian berlaku disebabkan itu ini....baharu sahaja  kedua-dua ibu bapa mertua saya menyambut Idul Adha di rumah kami di Sg Petani..dan merupakan kali pertama  (dan terakhir) abah menyambutnya di luar kampung halamannya...

Terima kasih diucapkan kepada semua saudara mara dan sahabat-sahabat abah yang telah banyak menolong dan turut mendoakan kesejahteraan abah..Turut hadir antaranya adalah YDP PAS Parit, Ustaz Hassan Johar dan isteri, bekas Ahli Parlimen Parit, Ustaz Mat Basir Rahmat dan isteri, sahabat baik abah, En. Isa dari Rapat Jaya Tambahan dan ramai lagi..

Selang sehari selepas kematian abah penduduk kampung mendapat satu lagi berita kematian...kematian kanak-kanak berusia 3 tahun yang disyaki didera..beliau meninggal dunia di hospital Changkat Melintang dan di bawa ke Hospital Raja Perempuan Bainun untuk post-mortem...

Saya mengenali keluarga ini dari sejak mula berkahwin (19 tahun dahulu)...dari generasi moyang simati hinggalah ibunya..dan kami sangat mengenali cara hidup keluarga mereka...dan bagi saya Allah Maha Mengetahui ..menyelamatkan kanak-kanak tersebut (InsyaAllah syurga balasannya...) Wallahualam.

Friday, December 10, 2010

KERANA CINTA , AGAMA TERGADAI..

Musibah Besar! Seorang Murtad Dinikahi Pemuda Kafir

                                             














Murtad berarti meninggalkan agama Islam secara total dan berpindah kepada agama lain seperti Kristen, Yahudi, Buda, Hindu, dan lainnya dengan sengaja tanpa dipaksa. Murtad (keluar dari Islam) akan membatalkan iman seorang muslim, sebagaimana hadas yang menyebabkan batalnya wudlu'. Sedangkan mati di atas kemurtadan menghapuskan seluruh amal shalih.

Allah Ta'ala menjelaskan tentang nasib orang murtad di dunia dan akhirat,

وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

"Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (QS. Al-Baqarah: 217)

Di sini, Allah Ta’ala menjelaskan bahwa mati di atas kemurtadan menghapuskan seluruh amal shalih di dunia dan akhirat, serta mengakibatkan kekal di dalam Neraka.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَنْ تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الضَّالُّونَ

"Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima tobatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat." (QS. Ali Imran: 90)

Siapa yang kafir setelah sebelumnya beriman dan terus-terusan kafir dan tidak mau bertaubat sampai datang kematian, maka sekali-kali Allah tidak akan menerima taubatnya ketika ajal menjemputnya.
Orang yang murtad (menjadi kafir) atas pilihannya dan tanpa paksaan, pasti tertimpa murka dari Allah dan wajib kekal di neraka dengan adzab yang pedih. Allah Ta'ala berfirman,

مَنْ كَفَرَ بِاللَّهِ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ وَلَكِنْ مَنْ شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِنَ اللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

"Barang siapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya adzab yang besar." (QS. Al-Nahl: 106)

Pada ayat sesudahnya, Allah menjelaskan tentang alasan harus ditimpa adzab yang pedih,

"Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir. Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang lalai. Pastilah bahwa mereka di akhirat nanti adalah orang-orang yang merugi." (QS. Al-Nahl: 107-109)

Sedangkan dalam hukum Islam, orang murtad wajib dihukum mati dengan pedang setelah sebelumnya diberi kesempatan taubah selama tiga hari. Jika tetap tidak mau maka hukuman pancung harus dilaksanakan atasnya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَنْ بَدَّلَ دِينَهُ فَاقْتُلُوهُ
"Siapa yang merubah agamanya, maka bunuhlah." (HR. Bukhari)

لَا يَحِلُّ دَمُ اِمْرِئٍ مُسْلِمٍ; يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ, وَأَنِّي رَسُولُ اَللَّهِ, إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ: اَلثَّيِّبُ اَلزَّانِي, وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ, وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ; اَلْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
"Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi tiada Ilah kecuali Allah dan aku sebagai utusan Allah kecuali karena satu dari tiga hal: Pembunuhan dibalas bunuh (qishash), duda (dan janda) yang berzina, dan orang yang meningalkan agamanya, memisahkan diri dari jama'ah." (Muttafaq 'alaih)

Maka siapa yang menjadi kafir setelah sebelumnya beriman, terus-menerus dalam kekafirannya dan tidak mau bertaubat, maka darahnya tidak lagi dilindungi yang berarti dia telah menghancurkan dunia dan akhiratnya.

Berharganya Nikmat Iman

Sesungguhnya nikmat Allah jumlahnya sangat banyak, tidak mampu dihitung. Di antara nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada hamba-Nya adalah nikmat iman. Dengan iman, kita akan mendapatkan keridlaan Allah 'Azza wa Jalla, bisa masuk surga dan selamat dari neraka. Dan ini merupakan pokok dari keberuntungan hidup. Allah Ta'ala berfirman,

فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
"Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (QS. Ali Imran: 185)

Sebaliknya tanpa iman sebaik apapun amal perbuatan tidak akan diterima oleh Allah. Bahkan kalau seseorang sebelumnya beriman, lalu berganti predikat dengan musyrik dan kafir, seluruh amal ketaatan yang telah dilakukan akan terhapus. Apabila meninggal di atasnya akan menjadi penghuni neraka untuk selama-lamanya.
Allah Ta'ala berfirman,

وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍ بِقِيعَةٍ يَحْسَبُهُ الظَّمْآَنُ مَاءً حَتَّى إِذَا جَاءَهُ لَمْ يَجِدْهُ شَيْئًا وَوَجَدَ اللَّهَ عِنْدَهُ فَوَفَّاهُ حِسَابَهُ وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ

"Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya." (QS. Al Nuur: 39)

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا
"Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan." (QS. Al Furqaan: 23)

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ  خَالِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ
"Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya. Mereka kekal di dalam laknat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh." (QS. Al-Baqarah: 161-162)

Dari Aisyah radliyallahu 'anha berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, 'Ya Rasulallah, Ibnu Jud'aan sewaktu Jahiliyah telah menyambung silaturahim dan memberi makan orang miskin, apakah hal itu bermanfaat baginya?" Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Tidak bermanfaat baginya karena tak pernah sehari pun dia berucap, "Ya Allah Tuhanku, ampunilah dosa kesalahanku pada hari pembalasan." (HR. Muslim)

Imam an Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menerangkan makna hadits ini, bahwa apa yang telah dikerjakannya berupa menyambung silaturahim, memberi makan, dan berbagai kemuliaan lainnya tidak memberikan manfaat baginya di akhirat, dikarenakan dia seorang kafir."

Oleh karena itu, musibah dunia seberapa berat dan dahsyatnya, tidaklah lebih besar dibandingkan dengan musibah yang menimpa dien dan iman karena akan menyebabkan kerugian besar di dunia dan akhirat.
Dalam sebuah doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang panjang, beliau memberitahukan bahwa musibah terbesar adalah musibah yang menimpa dien dan iman, karenanya dianjurkan untuk berlindung dari tertimpa musibah ini.

. . . . وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا . . .
". . .  Jangan Engkau jadikan musibah kami menimpa dien kami . . ."
(HR. Tirmidzi dan Al-Hakim. Syaik Al-Albani menghasnakan hadits ini dalam Shahih al-Jaami')

Monday, November 22, 2010

QURBAN AL HIDAYAH..

TAHNIAH PADA AL HIDAYAH YANG BERJAYA MENGADAKAN PROGRAM QURBAN BARU-BARU INI...

IPOH (18 Nov): Sekolah Menengah Hidayah, Rapat Setia, Ipoh mengadakan ibadah qurban pada hari raya kedua. Dua ekor lembu dan seekor kambing disembelih oleh guru dan kakitangan sekolah serta dibantu melapah dan memotong daging oleh pelajar-pelajar sekolah dan ibu bapa.

Gabungan tua dan muda saling membantu

Masing-masing mempunyai peranan dalam menjalankan tugas

Pelajar sekolah rendah juga tidak mahu ketinggalan menimba pengalaman

Melapah kepala lembu

Meriah bekerjasama



Mualimah dan para ibu menyediakan masakan

Semangat kerjasama yang tinggi
 
~Sumber : Ajijoi

Wednesday, November 3, 2010

CHOCOLATE SEDAP & BERKHASIAT.....

HOMEMADE CHOCOLATE FOR SALE...


                             
BENTUK ROSE + EMPAT SEGI WAVE : 50 BIJI - RM18



 CALL/SMS : 013-5020528 (IZZAH)
                       HANTARAN SEKITAR IPOH, 
                       SEBERANG PERAI TENGAH & UTARA
                       & SG. PETANI.

Sunday, October 31, 2010

Anak 1 Malaysia. Teruk pada Abu Jahal. Lebih Teruk pada Firaun.

Oleh Ust Saiful Bahri


Kalau ditakdirkan Abu Jahal dan Firaun hidup semula di Malaysia nescaya dia pun terkejut beruk. Zaman sekarang canggih lagi pada zaman mereka.

Yelahh... Malaysia bolehlah katakan. Sebab zaman jahiliyyah mereka membunuh anak perempuan sahaja dan zaman Firaun mereka membunuh anak lelaki sahaja. Sedangkan zaman kini mereka tak peduli lelaki ke perempuan.

Mereka bunuh dengan pelbagai cara. Ada yang dihanyutkan ke sungai, dibakar, disumbat ke dalam lubang tandas, dibuang ke longkang dan dicampak ke tempat pembuangan sampah. Semuanya ini menimbulkan persoalan bilakah episod kejam itu akan berakhir. Dan episode terkini di Melaka baru-baru ini mereka mewarisi kerja zaman jahiliyyah dengan membunuh anak dengan menanam hidup-hidup bayi yang baru dilahirkan ke dalam tanah.


Disebut didalam al-Quran betapa kejinya kelakuan Firaun apabila mereka membunuh anak-anak lelaki rakyatnya dikalangan Bani Israel. Ia difirmankan:-

إِذْ أَنْجَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ وَيُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ وَفِي ذَلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌ
Ketika dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu". (Surah Ibrahim: 6)

Firasat dari ahli nujum bahawa akan lahir dari kalangan Bani Israel seorang anak lelaki yang menentang dan bakal menghancurkan kekuasaan Firaun. Beliau lantas mengambil tindakan untuk membunuh semua bayi lelaki dari kalangan Bani Israel tetapi membiarkan anak perempuan mereka hidup.

Begitu juga di zaman era jahiliyyah sebelum kebangkitan Rasulullah Saw. Mereka membunuh anak-anak perempuan mereka. Firman Allah Swt:-

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا . وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
31. Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu Karena takut kemiskinan. kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. 32. Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.

Menjadi amalan jahiliah apabila mereka membunuh anak-anak perempuan mereka dan mereka berbangga dengan anak lelaki mereka. Kedatangan Islam menghapuskan amalan jahiliyyah ini yang amat keji. Bagi mereka anak perempuan akan menyusahkan mereka untuk member makan dan minum. Status mereka hanya sekadar pemuas syahwat dan kilang kepada melahirkan anak. Perempuan tidak mampu berperang bahkan menjadi tawanan yang memerlukan tebusan. Semua ini mendorong mereka merasa malu untuk memiliki anak perempuan bahkan mereka memilih untuk membunuh anak perempuan mereka hidup-hidup.
Inilah kanak-kanak yang bakal mengheret ibu-bapa mereka ke dalam neraka sebagaimana firman Allah Swt dalam surah at-Takwir ayat: 8-9 :-

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ . بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ
8. Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. 9. Kerana dosa apakah dia dibunuh,

Memanglah ibu-bapa yang membunuh itu berdosa dan salah. Tetapi dalam konteks bernegara Kerajaan UMNO-BN menanggung kesalahan 90% kerana merekalah bapa kepada rakyat keseluruhannya. Dan kesalahan UMNO-BN kerana meninggalkan ajaran Islam daripada dilaksanakan di Malaysia. Mereka mengamalkan dasar sekularisme dan inilah bala serta hasil yang ditimpakan kepada rakyat Malaysia. Dan inilah hasrat penjajah selepas memerdekakan Tanah Melayu melebihi separuh abad yang lalu. Menggunakan pakai dasar nasionalisme dan meninggalkan ajaran Islam yang sudah sedia terpakai sebelum kedatangan penjajah. Kegagalan kerajaan dalam menjaga 5 perkara dharuri iaitu Agama, Aqal, Zuriat, Harta & Nyawa. Kelima-lima perkara itu hanya akan terpelihara dengan menegakkan hukum Allah diatas mukabumi ini.
Bagaimana kalau pemimpin yang bersekongkol dengan APCO Yahudi, menghalalkan judi, penaja kepada kehidupan bebas, hiburan yang berleluasa, mengabaikan pendidikan Islam hendak kita amanahkan dan diharap untuk melaksanakan hukum Islam. Ish jauh panggang dari api. Akibatnya ia bukan penyelesai masalah tetapi pimpinan negara inilah sebenarnya pembawa dan punca masalah.

Lihatlah angka berdasarkan kepada laporan rasmi, Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) melaporkan terdapat lebih 257,000 sijil kelahiran didaftarkan tanpa catatan nama bapa, sejak tahun 2000 hingga pada bulan Julai 2008. Bagaimana yang belum dilahirkan tahun1999 dan sebelumnya? Pada 2007 sahaja ia mencatatkan seramai 16,100 orang anak luar nikah didaftarkan di JPN dikalangan orang Melayu manakala pada 2008 seramai 16,541 orang dan pada tahun 2009 jumlah tersebut makin meningkat seramai 17,303 anak luar nikah atau tidak sah taraf didaftarkan di seluruh negara iaitu purata 47 orang sehari. Siapa mereka ini. Inilah anak-anak 1 malaysia.

Ia bukan sekadar masalah tetapi sudah menjadi bala. Inilah akibat yang disabdakan oleh Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Abu Dawuud:-

عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا لَمْ يَفْشُ فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَإِذَا فَشَا فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَيُوشِكُ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعِقَابٍ

Maksudnya: Daripada Maimunah Radhiallahu anha, Isteri Rasulullah Saw berkata: “ Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda: Umatku (ini) akan terus berada dalam kebaikan selama tidak tersebar luas anak zina di kalangan mereka.apabila anak zina tersebar luas di kalangan mereka, maka hampir sahaja Allah azza wajalla akan menurunkan azab seksa kepada mereka seluruhnya.( Haditis riwayat Ahmad, baik sanadnya).

Hari ini bala bukan setakat meluasnya zina dan bunuh anak tetapi semua aspek. Keruntuhan sosial, kebejatan ekonomi, kadar jenayah yang semakin meningkat. Sedangkan penyelesaian Islam sudah ada. Untuk mencegah anak zina kita mesti menutup setiap pintu zina dan maksiat. Kaedah usul-fiqh قاعدة سد الذرائع telah menyebut agar menutup segala lubang-lubang yang boleh membawa kepada penzinaan.

Bermula dari pendidikan sejak awal, Pentarbiyyahan diperingkat institusi kekeluargaan, Mewujudkan bi’ah dan persekitaran yang Islami disemua lapisan serta pengukuhan pendidikan Islam dan suasana yang terkawal serta berakhlak islam dan terakhir adalah pengukuhan Negara Islam dan pelaksanaan syariat Islam.

Realitinya pencegahan yang dilakukan sekarang hanya sekadar solekan semata-mata. Tidak menyelesaikan ke akar umbi penyakit. Bab member pil tahan sakit sahaja. Sama seperti melapkan air yang tumpah tetapi paip yang bocor tidak dibaiki. Para ulama dan pendakwah disalahkan jika berlaku penyakit social tetapi mereka tidak boleh menutup punca sebenar segala permasalahan. Kerana kuncinya dipegang oleh para pemerintah.

Ketika Rasulullah saw berada di Mekah, diera jahiliyyah didapati keadaan seperti ini wujud. Kekuasaan yang berada ditangan bangsawan Quraish yang tidak Islam tidak memberi apa-apa kemudahan dan pertolongan bahkan penguasaan amalan jahiliyyah yang parah dipaksakan diatas penduduk. Inilah yang membawa Rasulullah Saw berpindah ke Madinah dan membentuk Negara Islam serta mewujudkan infra dan pembinaan umat Islam disetiap sudut meskipun Madinah ketika itu berbilang agama dan berbilang bangsa. Sehinggalah ke peringkat perlaksanaan undang-undang sebagaimana firman Allah Swt:-

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Perempuan yang berzina dan lelaki yang berzina, hendaklah kamu sebat tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali sebat; dan janganlah kamu dipengaruhi oleh perasaan belas kasihan terhadap keduanya dalam menjalankan hukum ugama Allah, jika benar kamu beriman kepada Allah dan hari akhirat; dan hendaklah disaksikan hukuman seksa yang dikenakan kepada mereka itu oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. 
[Maksud surah al-Nur : 2]

InsyaAllah inilah yang menjadi matlamat perjuangan kita dalam menyelesaikan secara total permasalahan masyarakat yang ada sekarang.
 
http://ustsaifulbahri.blogspot.com/ 

Thursday, October 21, 2010

MEMO SEORANG PENDAKWAH...

Memo Taubat Buat Rosmah

1. Astaghfirullah .... satu tindakan yang cukup memalukan , jahil lagi berniat jahat terhadap ajaran Islam yang suci ini. Lebih  - lebih lagi penganjurannya dinaungi oleh orang besar negara .
 
2.  Islamic Fashion Show atau Islamic Fashion FestiVal [ IFF ] ini memang berasal dari Malaysia  dan ianya diasaskan oleh Dato'  Raja Rezza  Shah  sementara Datin Rosmah Mansur bertindak sebagai penaungnya [ founding patron ] .

3. Bukan sahaja pakaian yang diperagakan ini bertentangan dengan prinsip pakaian Islam , lebih malang mereka berani menghina Rasulullah saw dengan melakarkan nama baginda di pakaian yang sedemikian .

4. Jika bukan niat menghina Islam , tindakan apakah seperti ini ? sungguh memalukan . Saya tidak jangka mereka sejahil itu , sehingga tidak mengetahui bagaimanakah bentuk pakaian Islam yang sebenarnya , sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah swt . Firman Allah swt di dalam surah an Nuur ayat : 31

[ Katakan kepada orang - orang perempuan yang beriman , supaya mereka merendahkan pandangannya dan menjaga kehormatannya dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasannya kecuali apa yang zahir daripadanya dan hendaklah mereka melabuhkan tudung hingga ke bawah dadanya . 
 
Janganlah mereka memperlihatkan perhiasannya kecuali kepada  suaminya , bapanya , bapa suaminya , anaknya , anak suaminya , saudaranya , anak saudaranya yang lelaki , anak saudaranya yang perempuan , perempuan muslimah , hamba sahayanya , orang - orang yang mengikutnya dari kalangan lelaki yang tiada syahwah kepada perempuan , atau kanak - kanak yang belum mengerti tentang aurat perempuan .
 
Jangan mereka berjalan sambil menggoyangkan kakinya supaya diketahui orang perhiasan yang tersembunyi . Bertaubatlah kamu sekelian kepada Allah wahai orang - orang yang beriman mudah - mudahan kamu beroleh kejayaan . ]

5. Datin Seri Rosmah telah diberikan peluang oleh Allah swt menjadi orang penting dan berpengaruh dalam negara ini . Suami Datin Seri adalah orang bertanggungjawab memimpin negara sebagai Perdana Menteri . Malang jika kedudukan yang dimiliki itu membawa  Datin Seri jauh daripada Allah swt . apalagi secara terbuka menentang syariat Allah swt.

6. Baru - baru ini Datin Seri Rosmah berjaya mempengaruhi suami untuk menganugerahkan RM 111 juta  bajet negara kepada PERMATA sebagai satu badan yang dipimpin oleh Datin Seri . Kini Datin Seri  memiliki segalanya selain suami , iaitu harta dan takhta . Kemungkinan juga ia menjadikan Datin Seri Rosmah sebagai orang paling berkuasa di negara ini .

7. Namun kuasa bukanlah tiket untuk Datin Seri  berbuat sesuka hati terutama terhadap agama Islam yang suci ini kerana ia adalah agama milik Allah swt Tuhan yang Maha Berkuasa . Tuhan yang memberi sedikit harta dan takhta kepada Datin Seri   . Allah swt berhak dan mampu pada bila - bila masa sahaja menarik kembali segala nikmat yang dikurniakan justeru segala nikmat itu hanya ujian untuk melihatnya hambaNya bersyukur kepadaNya atau kufur .

8. Datin Seri Rosmah boleh memilih untuk bersyukur kepada Allah swt disamping segala keistemewaan dan kemewahan yang dimiliki , tetapi kenapa Datin Seri memilih untuk ingkar dan mempersenda Nabinya saw melalui tindakan Datin Seri menaungi Islamic Fashion Show yang jelas bertentangan dengan Islam  ? dan pula menghina Rasulullah saw melalui satu khat nama Rasul yang ditulis secara terbalik pada pakaian murahan sebagaimana yang terdapat di dalam gambar di atas .

9. Tindakan Datin Seri Rosmah cukup meninggalkan kesan jengkel dan kesal dalam jiwa ummat Islam yang perihatin . Memandangkan Datin Seri Rosmah cukup berkuasa dalam negara ini , kenapalah tidak dijadikan kuasa yang dimiliki itu benar - benar memartabatkan Islam. Islamic Fashion Show adalah satu idea yang bijak tetapi malang salah pakaian yang di peragakan. Bukan begitu pakaian Islam . Jika Datin Seri keliru , bagaimanalah pakaian Islam yang sebenarnya , Datin Seri boleh merujuk kepada para mufti yang ramai dalam negara kita atau paling tidak Datin Seri boleh merujuk kepada 40 ulama' Muda yang  baru - baru telah dirai dengan hebat lagi berprestij dikala mereka menyertai parti  yang dipimpin oleh suami Datin Seri .

10. Justeru itu saya melihat jahil bukan alasan dan isunya di sini . Saya bimbang benar Datin Seri bersekongkol dengan pihak musuh - musuh Islam untuk menghina dan mempersendakan Islam lalu menjadikan Datin Seri sebagai boneka . Namun saya harap tidak begitu , sebaliknya apa yang saya harap ialah Datin Seri kembali kepangkal jalan dan bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla  terutama saat usia kita telah hampir ke penghujung .

11. Biarpun Datin Seri kelihatan masih sihat , muda , kaya dan berharta , namun suka saya mengingatkan kata - kata hikmah yang selalu dilafazkan oleh Tuan Guru Dato' Tuan Ibrahim Tuan Man bahawa mati tidak syarat sakit dan mati juga tidak syarat tua . Sementelah jika kita selalu sakit dan usia pula telah meningkat tua .

12. Datin Seri berdepan dengan amanah ummah . Datin Seri masih ada ruang dan peluang untuk berbakti kepada ummah dan mentaati Allah Azza wa Jalla. 
 
Pertama , janganlah diulang lagi kesilapan serupa. Tarik diri dari terus menaungi program mungkar seperti penganjuran islamic Fashion Show yang menghina Islam dan mengelirukan ummah .

Kedua , melalui PERMATA yang dipimpin oleh Datin Seri , setelah memiliki peruntukan sedemikian banyak dari bajet negara [ RM 111 juta ] , mengatasi peruntukkan Sekolah Agama Rakyat [ RM 95 juta ] dan peruntukan rakyat marhain , Datin Seri sewajarnya manafaat kan anugerah tersebut untuk berbakti kepada agama , negara dan bangsa seperti mempertingkatkan bantuan pendidikan kepada pelajar luar bandar yang rata - ratanya tidak bernasib baik kerana faktor kemiskinan .

Juga membantu ibu tunggal dan anak - anak yatim di seluruh negara tanpa mengira dari parti manakah mereka warisi kemiskinan itu . Jadilah ibu kepada semua rakyat bukan hanya ibu kepada golongan bangsawan dan kenamaan . Rendahkan sayap untuk turun bersama rakyat , bukan hanya singgah dan berpaut di istana hinggap .

13.  Andai Datin Seri terbaca atau membaca Memo Taubat yang  saya hantar buat tatapan Datin Seri di alam cyber lalu ini , saya harap Datin Seri tidak marah kepada saya . Justeru saya hanya menyeru agar Datin Seri kembali kepangkuan Islam  dengan melaksanakan suruhan Allah swt seperti menutup aurat lalu bertaubat kepada Allah swt atas kesalahan lsilam. Lantas pimpinlah tangan suami Datin Seri ke arah jalan yang betul agar ia menjadi Perdana Menteri yang juga taat kepada Allah swt .

14. Bicara atau Memo Taubat yang saya nukilkan ini memang tidak sedap di dengar oleh Datin Seri berbanding bisikan - bisikan para penasihat istana Datin Seri yang senantiasa mengampu dan memuji . Percayalah , kata - kata itu bukan kerana mereka kasihkan Datin Seri tetapi menjadikan Datin Seri lupa diri dan semakin angkuh di puncak bumi .

15. Saya mewakili Dewan Pemuda PAS Malaysia bahkan seluruh ummat Islam yang terkilan dengan tindakan yang diambil oleh Datin Seri dalam menaungi program mungkar ini sangat berharap agar Datin Seri kembali menyusur pulang ke pangkal jalan dan insyaalah tidak hilang bisa ular dek kerana menyusur akar  sebaliknya tawar ilmu sang pendita dek kerana menyusup laku .
 
~USTAZ NASRUDDIN HASSAN AT TANTAWI